Bahasa Indonesia

90 Contoh Kalimat Majas Simile dan Pengertiannya

Majas Simile – Postingan artikel kali ini akan menjelaskan mengenai pengertian dan contoh gaya bahasa similie. Majas similie adalah majas yang dapat diklasifikasikan kedalam jenis majas perbandingan.

Contoh majas simile beserta penjelasan lengkapnya, akan kami bahas sebagai berikut.

Majas Simile Adalah

Majas Simile

Majas simile atau perumpamaan adalah figur retorika dalam sastra yang digunakan untuk membandingkan dua hal yang berbeda dengan kata “seperti” atau “bagai.”

Tujuan dari majas simili adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih baik atau gambaran yang lebih hidup tentang sesuatu dengan mengaitkannya dengan objek atau konsep lain yang serupa dalam beberapa hal.

sebab menggunakan kata perbandingan dan mempunyai sifat perbandingan, kalimat majas simile dapat digolongkan ke dalam gaya bahasa perbandingan. Sama halnya dengan Majas Alegori dan Majas Metonimia.

Contoh majas simile adalah “Dia kuat seperti singa” atau “Bunga itu indah seperti matahari terbit.” Dalam contoh-contoh ini, perbandingan dibuat dengan menggunakan kata “seperti” untuk menggambarkan sifat objek yang satu dengan objek yang lain.

Namun agar dapat mengetahui kalau sebuah kalimat menggunakan majas simile atau tidak, yaitu dengan memahami dari cari penggunaan berdasarkan contoh dari kalimatnya. Maka dari itu akan diberikan beberapa contoh majas perumpamaan atau simile.

Ada juga beberapa jenis gaya bahasa lainnya yang telah di jelaskan di postingan Jenis Jenis Majas dan contohnya.

Contoh Majas Simile

Majas Simile

Contoh majas simile akan mimin berikan beberapa dari contohnya, supaya bertujuan agar lebih mengetahui apakah sebuah kalimat menggunakan gaya bahasa simile atau tidak.

Berikut ini contoh kalimat majas simile:

  • Wajahnya bersinar seperti bulan purnama.
  • Senyumnya manis seperti gula.
  • Suaranya keras seperti petir.
  • Matanya tajam seperti elang.
  • Malam itu gelap seperti terowongan.
  • Rambutnya hitam seperti malam.
  • Perasaannya hangat seperti mentari.
  • Tubuhnya ringan seperti bulu.
  • Kediamannya sejuk seperti mata air pegunungan.
  • Kesabarannya kuat seperti batu.
  • Kata-katanya tajam seperti pedang.
  • Kecepatannya seperti kilat.
  • Kebingungannya seperti kucing yang kehilangan jalan pulang.
  • Cinta mereka seperti bunga yang mekar.
  • Perjalanan itu panjang seperti sungai.
  • Perasaannya bergejolak seperti gunung berapi.
  • Keingintahuannya seperti lubang tikus.
  • Gelisahnya seperti daun yang ditiup angin.
  • Bisanya menari seperti kupu-kupu.
  • Kepandaiannya seperti burung hantu di malam hari.
  • Diamnya seperti malam tanpa bintang.
  • Keberaniannya seperti singa di hutan.
  • Kepandaiannya dalam bercerita seperti seorang penyair ulung.
  • Kerinduannya seperti api yang membara.
  • Kepenatannya seperti buruh keras yang mengangkat beban.
  • Kenyataannya seperti batu yang keras.
  • Perasaannya seperti ombak yang tenang.
  • Kesederhanaannya seperti rumah sederhana di desa.
  • Gairahnya seperti api yang membara di dalam dirinya.
  • Kehancurannya seperti rumah yang runtuh.
  • Kecantikannya seperti bunga yang mekar di pagi hari.
  • Kepenatannya seperti kuda yang bekerja keras.
  • Kata-katanya seperti senandung burung.
  • Matanya seperti kilat yang menyilaukan.
  • Perasaannya seperti musik yang mendalam.
  • Cintanya seperti angin yang mengelus wajahnya.
  • Kebutuhannya seperti nafas yang tak terpisahkan.
  • Diamnya seperti hutan yang sunyi.
  • Kepenatannya seperti pohon yang tumbang.
  • Kesejukannya seperti air terjun di pegunungan.
  • Kesetiaannya seperti bayangan yang tak pernah meninggalkannya.
  • Perasaannya seperti gelombang di lautan yang tenang.
  • Kata-katanya seperti lukisan indah.
  • Perasaannya seperti hujan yang lembut.
  • Cintanya seperti matahari yang terbit setiap pagi.
  • Kecemasannya seperti burung yang terbang dengan panik.
  • Kepedihannya seperti malam yang kelam.
  • Kejujurannya seperti mata air yang jernih.
  • Keterampilannya seperti tangan yang mahir.
  • Perasaannya seperti hujan yang mengguyur tanah kering.
  • Cintanya seperti bintang yang bersinar di langit malam.
  • Ketenangannya seperti danau yang tenang.
  • Kelembutannya seperti awan yang berarak di langit.
  • Gairahnya seperti bara api yang membara.
  • Kesederhanaannya seperti daun yang jatuh dari pohon.
  • Keindahannya seperti lukisan indah.
  • Kepenatannya seperti kapal yang melintasi lautan yang luas.
  • Kebenarannya seperti mata air yang tidak pernah berhenti mengalir.
  • Cintanya seperti sinar bulan yang lembut.
  • Perasaannya seperti bunga yang mekar di musim semi.
  • Kecintaannya seperti hutan yang subur.
  • Kesetiaannya seperti matahari yang selalu bersinar.
  • Cintanya seperti angin yang lembut.
  • Ketenangannya seperti pantai yang tenang.
  • Keindahannya seperti matahari terbenam.
  • Kepenatannya seperti buruh keras yang bekerja di bawah terik matahari.
  • Kebenarannya seperti batu yang kuat.
  • Gairahnya seperti api yang tak pernah padam.
  • Perasaannya seperti hujan yang turun dengan deras.
  • Kesetiaannya seperti pohon yang akarnya dalam.
  • Kepedihannya seperti malam yang kelam.
  • Kejujurannya seperti mata air yang jernih.
  • Kecemasannya seperti gelombang yang menghantam pantai.
  • Cintanya seperti bintang yang bersinar di langit malam.
  • Ketenangannya seperti mata air yang tenang.
  • Gairahnya seperti bara api yang membara.
  • Kesederhanaannya seperti burung yang terbang bebas.
  • Kelembutannya seperti angin yang sejuk.
  • Kepenatannya seperti kuda yang bekerja keras.
  • Kebenarannya seperti mata air yang tak pernah kering.
  • Cintanya seperti sinar bulan yang lembut.
  • Perasaannya seperti hutan yang sunyi.
  • Kecintaannya seperti burung yang bernyanyi dengan indah.
  • Kesetiaannya seperti matahari yang selalu bersinar.
  • Cintanya seperti angin yang lembut.
  • Ketenangannya seperti pantai yang tenang.
  • Keindahannya seperti matahari terbenam di ufuk barat.
  • Kepenatannya seperti kapal yang melintasi lautan yang luas.
  • Kesetiaannya seperti pohon yang selalu teguh berdiri.
  • Kepedihannya seperti malam yang gelap dan sunyi.

Penutup

Jadi kurang lebih seperti itulah pengertian dan contoh majas simile yang telah dijelaskan secara lengkap diatas. Semoga saja apa yang dibahas ini bisa berguna bagi pembaca.

Apabila ada kesalahan dalam penulisan atau ada pesan, kritik dan saran yang ingin disampaikan, silahkan berkomentar menggunakan kolom komentar. Semoga Bermanfaat.

Abdul Tora

Tora suka menulis tentang segala hal tentang pendidikan dan berharap dapat menambah makna pada apa yang dibaca orang. Dia adalah seorang expert dalam bidang Matematika dan Bahasa Indonesia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *