Bahasa Indonesia

120 Contoh Kalimat Majas Pleonasme dan Pengertiannya

Majas Pleonasme – Di pembahasan ini membahas dengan lengkap mengenai pengertian dan contoh kalimat majas pleonasme. Majas pleonasme adalah majas yang tergolong kedalam gaya bahasa majas penegasan.

Contoh majas pleonasme dan pengertian lengkapnya akan diberikan sebagai berikut.

Majas Pleonasme Adalah

Majas Pleonasme Adalah

Apa itu pleonasme? Majas pleonasme adalah sebuah gaya bahasa yang digunakan dalam sastra atau tulisan untuk mengekspresikan suatu gagasan dengan mengulang kata-kata atau informasi yang sebenarnya sudah tersirat atau tersirat dalam kalimat tersebut.

Dalam majas ini, kata-kata yang digunakan cenderung berlebihan dan tidak diperlukan untuk memahami pesan yang ingin disampaikan.

Contoh majas pleonasme adalah gaya bahasa yang terklasifikasi ke dalam gaya bahasa penegasan sebab mempunyai karakteristik penegasan. Sama juga halnya seperti majas epifora dan majas antiklimaks.

Contoh majas pleonasme adalah pengulangan kata-kata dengan arti yang sama atau serupa, seperti “pergi pergi,” “melihat dengan mata kepala sendiri,” atau “berbicara dengan kata-kata yang tulus.”

Jika Anda ingin mengethaui gaya bahasa lainnya yang tergolong ke dalam majas penegasan, Anda bisa mengunjungi postingan pengertian majas.

Contoh kalimat majas pleonasme dapat juga ditemukan di obrolan sehari-hari dan juga di karya sastra seperti puisi, novel, cerpen dan lain sebagainya.

Contoh majas pleonasme dapat dijadikan acuan agar dapat lebih memahami apakah sebuah kalimat menggunakan gaya bahasa pleonasme atau bukan.

Contoh Majas Pleonasme

Contoh Majas Pleonasme

Mengenai apa itu majas pleonasme telah kami jelaskan secara lengkap diatas. Jika Anda ingin mengetahui apakah suatu kalimat menggunakan majas pleonasme atau tidak, ada baiknya untuk memahami penggunaannya dan contohnya.

Berikut ini contoh majas pleonasme:

  • Dia naik ke atas gedung tinggi.
  • Malam ini sangat dingin sekali.
  • Anak itu menangis dengan sangat keras.
  • Air sungai itu mengalir terus.
  • Mobil itu terparkir di luar rumah.
  • Aku menyusuri jalan raya yang panjang sekali.
  • Buku ini sangat tebal sekali.
  • Kita harus bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
  • Ayah sudah pergi ke luar negeri.
  • Dia tersenyum dengan senyum manis.
  • Pencuri itu mencuri barang berharga dari toko itu.
  • Ia meminum segelas minuman panas.
  • Anak-anak itu bermain bersama-sama.
  • Perpustakaan itu sangat ramai dengan pengunjung.
  • Gadis itu cantik sekali.
  • Kami telah tiba di stasiun kereta api.
  • Pohon itu tinggi sekali.
  • Dia berlari sangat cepat.
  • Kamu ingin ikut serta juga, bukan?
  • Rumah itu besar sekali.
  • Dia tertidur dalam tidur yang nyenyak.
  • Makanan ini sangat enak sekali.
  • Hari ini cuaca sangat cerah sekali.
  • Hujan deras turun dengan sangat deras.
  • Ia berkata dengan perkataan yang bijaksana.
  • Angin bertiup dengan sangat kencang sekali.
  • Waktu itu berlalu dengan sangat cepat.
  • Mobil itu berjalan dengan sangat lambat sekali.
  • Dia menulis surat dengan sangat hati-hati sekali.
  • Dia berbicara dengan sangat lantang sekali.
  • Ia melompat dengan lompatan yang tinggi sekali.
  • Anjing itu menggonggong dengan suara yang keras sekali.
  • Malam itu gelap gulita.
  • Ia menatap dengan tatapan yang tajam sekali.
  • Ia menceritakan cerita dengan cerita yang menarik sekali.
  • Lautan itu dalam dengan kedalaman yang besar sekali.
  • Air terjun itu tinggi dengan ketinggian yang tinggi sekali.
  • Dia tertawa dengan tawa yang riang sekali.
  • Ayahnya tinggi besar.
  • Hujan itu basah sekali.
  • Ia menangis dengan air mata yang deras.
  • Si kucing tidur dengan tidur yang pulas.
  • Dia makan dengan makanan yang nikmat sekali.
  • Mobil itu bergerak dengan gerakan yang cepat sekali.
  • Kami berbicara dengan kata-kata yang sopan sekali.
  • Bunga itu harum sekali.
  • Ia bekerja dengan pekerjaan yang keras sekali.
  • Anak-anak itu bermain dengan permainan yang asyik sekali.
  • Ia tertidur dengan tidur yang nyaman sekali.
  • Ibu itu memasak dengan masakan yang lezat sekali.
  • Ia memukul dengan pukulan yang keras sekali.
  • Hari ini sangat panas sekali.
  • Bulan purnama sangat cerah sekali malam ini.
  • Matahari terbenam dengan perlahan sekali.
  • Bunga itu berwarna merah darah.
  • Ia berlari cepat sekali.
  • Aku pergi ke pasar dengan tujuan belanja.
  • Air sungai itu mengalir deras sekali.
  • Waktu itu berjalan dengan cepat sekali.
  • Udara pagi ini sangat sejuk sekali.
  • Ia tertawa dengan tawa yang nyaring sekali.
  • Dia melompat dengan lompatan yang tinggi sekali.
  • Anak-anak itu bermain dengan permainan yang seru sekali.
  • Air laut asin sekali.
  • Hujan deras turun dengan deras sekali.
  • Bunga itu indah sekali.
  • Ibu memasak dengan masakan yang lezat sekali.
  • Ia menulis dengan tulisan yang indah sekali.
  • Ayah sangat tinggi besar.
  • Anak itu menangis dengan sangat keras sekali.
  • Ia berbicara dengan perkataan yang bijaksana.
  • Malam ini sangat dingin sekali.
  • Dia naik ke atas gedung tinggi.
  • Gadis itu cantik sekali.
  • Kami telah tiba di stasiun kereta api.
  • Ia berkata dengan kata-kata yang sopan sekali.
  • Dia tersenyum dengan senyum manis.
  • Lautan itu dalam dengan kedalaman yang besar sekali.
  • Ia melihat dengan mata kepala sendiri.
  • Dia berbicara dengan sangat lantang sekali.
  • Hujan turun dengan sangat deras sekali.
  • Mobil itu berjalan dengan sangat lambat sekali.
  • Ia meminum segelas minuman panas.
  • Pohon itu tinggi sekali.
  • Kami berbicara dengan cerita yang menarik sekali.
  • Air terjun itu tinggi dengan ketinggian yang tinggi sekali.
  • Anjing itu menggonggong dengan suara yang keras sekali.
  • Hari ini cuaca sangat cerah sekali.
  • Ia makan dengan makanan yang nikmat sekali.
  • Ia menangis dengan air mata yang deras.
  • Malam itu gelap gulita.
  • Bulan purnama sangat cerah sekali malam ini.
  • Mobil itu bergerak dengan gerakan yang cepat sekali.
  • Ia menatap dengan tatapan yang tajam sekali.
  • Ayahnya tinggi besar.
  • Udara pagi ini sangat sejuk sekali.
  • Ia memukul dengan pukulan yang keras sekali.
  • Mobil itu terparkir di luar rumah.
  • Waktu itu berlalu dengan sangat cepat.
  • Perpustakaan itu sangat ramai dengan pengunjung.
  • Ibu itu mengukur dengan ukuran yang teliti.
  • Dia berjalan dengan langkah yang mantap.
  • Ia tidur dengan tidur yang nyenyak.
  • Anak-anak itu berlari dengan cepat sekali.
  • Air laut asin sekali.
  • Aku pergi ke pasar dengan tujuan belanja.
  • Dia menulis dengan tulisan yang indah sekali.
  • Ia tertidur dalam tidur yang nyaman sekali.
  • Ia bekerja dengan pekerjaan yang keras sekali.
  • Ia melompat dengan lompatan yang tinggi sekali.
  • Dia melihat dengan mata kepala sendiri.
  • Bunga itu harum sekali.
  • Gadis itu cantik sekali.
  • Hujan deras turun dengan deras sekali.
  • Matahari terbenam dengan perlahan sekali.
  • Bunga itu berwarna merah darah.
  • Dia berbicara dengan perkataan yang bijaksana.
  • Ia berkata dengan kata-kata yang sopan sekali.
  • Anak-anak itu bermain dengan permainan yang seru sekali.
  • Ia meminum segelas minuman panas.

Semua contoh majas pleonasme di atas merupakan majas pleonasme di mana kata-kata atau informasi yang digunakan adalah berlebihan atau berulang, tidak diperlukan untuk memahami pesan yang ingin disampaikan.

Penutup

Jadi kiranya begitulah pengertian majas pleonasme dan contoh majas pleonasme yang telah diberikan secara lengkap diatas. Semoga apa yang kami jelaskan diatas bisa bermanfaat untuk pembaca.

Jika ada kesalahan dalam penulisan ataupun ada pesan, saran, dan kritik yang ingin disampaikan oleh pembaca, silahkan gunakan kolom komentar dibawah untuk mengirim komentar. Semoga bermanfaat.

Abdul Tora

Tora suka menulis tentang segala hal tentang pendidikan dan berharap dapat menambah makna pada apa yang dibaca orang. Dia adalah seorang expert dalam bidang Matematika dan Bahasa Indonesia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *