Bahasa Indonesia

70 Contoh Kalimat Majas Metonimia dan Pengertiannya

Majas Metonimia – Artikel ini akan menjelaskan mengenai pengertian serta contoh gaya bahasa metonimia. Majas metonimia adalah majas yang tergolong ke dalam majas perbandingan.

Contoh majas metonimia beserta penjelasan lengkapnya, akan kami bahas sebagai berikut.

Majas Metonimia Adalah

Majas Metonimia

Majas metonimia adalah majas retorika yang menggantikan suatu kata atau frasa dengan kata atau frasa lain yang memiliki hubungan kausal, ruang, atau logis dengan kata yang digantikan.

Dalam metonimia, penggantian ini didasarkan pada hubungan antara dua konsep yang terkait atau berada dalam konteks yang sama.

Majas metonimia merupakan majas yang terhitung ke dalam majas perbandingan, sebab mempunyai karakteristik yaitu perbandingan. Sama halnya dengan contoh majas simile serta contoh majas asosiasi.

Contoh majas metonimia termasuk penggunaan kata “meja” untuk merujuk kepada orang yang duduk di meja tersebut, atau penggunaan kata “seragam” untuk merujuk kepada seorang tentara.

Dalam kedua contoh ini, kata-kata yang digunakan untuk menggantikan kata lain memiliki hubungan logis atau asosiasi erat dengan konsep yang sebenarnya ingin diungkapkan.

Ada juga beberapa majas lainnya yang terhitung kedalam majas perbandingan yang telah kami jelaskan sebelumnya di postingan macam macam majas dan contohnya.

Contoh majas metonimia sering kali di temukan pada obrolan sehari-hari dan dapat ditemukan juga pada sebuah karya sastra seperti puisi, cerpen, novel, dan lain sebagainya.

Namun untuk dapat mengetahui apakah sebuah kalimat menggunakan majas metonimia atau tidak, tentunya kita dapat mengetahui dengan memahami majas metonimia berdasarkan contoh penggunaannya.

Contoh Majas Metonimia

Majas Metonimia

Pengertian majas metonimia telah dijelaskan secara lengkap diatas. Agar lebih memahami kalau sebuah kalimat menggunakan gaya bahasa metonimia atau tidak, yaitu dengan mengetahui contoh penggunaannya.

Berikut ini contoh majas metonimia:

  • Kita akan membaca Shakespeare malam ini.
  • Dia sedang mengejar ijazah.
  • Rumahnya sudah tua, tetapi masih kokoh.
  • Pemerintah harus mengawasi pasar saham.
  • Saya sangat menyukai karya-karya Picasso.
  • Dia memakai mahkota keemasan.
  • Tolong isi gelas saya.
  • Saya akan mengemudi ke Washington.
  • Gitar itu mengalun merdu.
  • Dia sangat menghargai pena itu.
  • Pelanggan yang setia adalah aset berharga.
  • Dia mencuci piring setelah makan.
  • Kucingnya suka bermain dengan benang.
  • Saya tidak ingin kehilangan mata pencaharian saya.
  • Kebisingan di jalan membuat saya kesal.
  • Dia meminjamkan telinganya sejenak.
  • Orang tua saya membayar sekolah saya.
  • Dia sudah membaca Shakespeare sejak usia muda.
  • Tolong tutup pintu itu.
  • Polisi telah tiba di tempat kejadian.
  • Teriakan para penonton meramaikan stadion.
  • Dia mencari tumpukan uang.
  • Saya akan menyewa tangan tambahan.
  • Coklat ini adalah kebahagiaan.
  • Dia memakai seragam baru.
  • Sepeda motor itu sangat kencang.
  • Saya akan membuka buku Dickens.
  • Lampu menyinari jalan.
  • Guru itu memiliki pengaruh besar pada murid-muridnya.
  • Permintaan akan produk itu tinggi.
  • Dia mengejar impian menjadi bintang rock.
  • Angin berbisik di telinga saya.
  • Gelas itu berisi minuman segar.
  • Dia telah membaca seluruh karya Sherlock Holmes.
  • Kita harus menyelesaikan semua pekerjaan ini.
  • Dia memilih jalan yang benar.
  • Saya akan mencuci pakaian besok.
  • Saya perlu mengisi bensin mobil.
  • Keberhasilan akan tergantung pada upaya keras kita.
  • Orang tua saya adalah tiang pendukung saya.
  • Mobil ini butuh bahan bakar.
  • Dia sedang mengejar karier di dunia seni.
  • Kita perlu membayar sewa rumah bulan ini.
  • Pria itu memiliki jutaan dalam rekening bank.
  • Pintu hatinya selalu terbuka.
  • Dia sedang mencoba mencari cinta sejati.
  • Dia mengejar kenyamanan dalam hidup.
  • Bunga mawar adalah simbol cinta.
  • Orang ini memiliki kepala dingin.
  • Tim sepak bola kami akan bermain malam ini.
  • Hujan datang tiba-tiba.
  • Kucingnya suka menggaruk pohon.
  • Orangtuanya memberinya telinga yang baik.
  • Mobilnya mengejar kendaraan di depannya.
  • Saya akan meminjam bahunya untuk menangis.
  • Saya akan menggigit lidah saya jika saya berbohong.
  • Pemerintah telah mengeluarkan pernyataan resmi.
  • Baju baru itu membuatnya lebih percaya diri.
  • Dia adalah tangan kanan bos.
  • Dia menari di atas panggung.
  • Saya akan mengambil kendali atas kehidupan saya.
  • Dia mengisi perutnya dengan makanan enak.
  • Saya akan meminjam mata Anda untuk melihat itu.
  • Lautan itu sangat dalam.
  • Kebakaran merusak rumahnya.
  • Tawaran itu sangat menggiurkan.
  • Pada hari pernikahan mereka, dia mengenakan gaun putih.
  • Buku itu mengangkat perasaan saya.
  • Dia adalah mata dan telinga bos.
  • Rasa lapar mendorongnya untuk makan banyak.

Penutup

Jadi seperti itulah penjelasan tentang majas metonimia yang telah kami jelaskan secara rinci diatas. Semoga apa yang sudah kami jelaskan dapat bermanfaat bagi pembaca.

Jika ada kesalahan dalam penulisan atau ada pesan, sara, ataupun kritik yang ingin disampaikan, silahkan gunakan kolom komentar dibawah untuk berkomentar.

Abdul Tora

Tora suka menulis tentang segala hal tentang pendidikan dan berharap dapat menambah makna pada apa yang dibaca orang. Dia adalah seorang expert dalam bidang Matematika dan Bahasa Indonesia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *