Bahasa Indonesia

110 Contoh Kalimat Majas Epifora dan Pengertiannya

Majas Epifora – Pembahasan ini akan membahas mengenai pengertian serta contoh kalimat majas epifora. Majas epifora adalah gaya bahasa yang mengulang kalimat diakhir sebagai gaya bahasa penegasan.

Contoh majas epifora beserta dengan pengertiannya akan kami bahas secara lengkap sebagai berikut.

Majas Epifora Adalah

Majas Epifora

Majas epifora adalah sebuah gaya bahasa atau retorika yang terjadi ketika kata atau frasa yang sama digunakan pada akhir beberapa kalimat atau frasa berturut-turut.

Majas ini digunakan untuk efek retorika dan untuk menguatkan atau menekankan suatu gagasan atau perasaan. Majas epifora adalah gaya bahasa yang tergolong ke dalam kategori gaya bahasa penegasan, sebab memiliki karakteristik penegasan.

Karakteristik penegasan pada majas epifora yaitu mengulang kata disetiap akhir kalimat. Sama halnya juga dengan seperti contoh kalimat majas retoris dan contoh kalimat majas pleonasme.

Contoh majas epifora adalah, “Aku mencintaimu, aku merindukanmu, aku butuhkan dirimu.” Dalam contoh ini, kata “aku” digunakan secara berulang pada akhir setiap kalimat untuk menciptakan efek yang kuat dan menekankan perasaan yang intens.

Majas epifora juga bisa digolongkan ke dalam gaya bahasa paralelisme ataupun repetisi. Ada juga beberapa jenis majas lainnya yang dapat Anda temukan pada postingan pengertian majas.

Contoh majas epifora juga dapat ditemukan di sebuah karya sastra seperti cerpen, puisi, novel dan lain sebagainya. Selain itu kalimat majas epifora dapat juga ditemukan di obrolan sehari-hari.

Contoh Majas Epifora

Majas Epifora

Epifora adalah beserta pengertian telah dibahas secara detail diatas. Agar dapat mengetahui apakah sebuah kalimat menggunakan majas epifora atau tidak yaitu dengan mengetahui contoh penggunaan dari majas tersebut.

Berikut ini contoh majas epifora:

  • Aku ingin sukses, aku ingin bahagia, aku ingin meraih impianku.
  • Dia senang bermain musik, dia senang bernyanyi, dia senang berkarya.
  • Mereka datang, mereka melihat, mereka menang.
  • Hujan turun dengan lebat, angin bertiup kencang, dan petir menyambar.
  • Ayah bekerja keras, ibu bekerja keras, kami bekerja keras.
  • Kita harus belajar, kita harus berusaha, kita harus berkembang.
  • Anak-anak tertawa, bermain, dan belajar dengan gembira.
  • Saya menyukai buku, saya menyukai musik, saya menyukai seni.
  • Petani menanam padi, petani menanam jagung, petani menanam sayur.
  • Kucing itu lucu, kucing itu manja, kucing itu menggemaskan.
  • Mereka berlari, mereka berenang, mereka bersepeda di pantai.
  • Guru memberi tugas, guru memberi pelajaran, guru memberi nasihat.
  • Burung-burung berkicau, burung-burung terbang, burung-burung bersorak.
  • Pemuda itu berpikir, belajar, dan bermimpi besar.
  • Hutan adalah rumah bagi berbagai flora dan fauna, hutan adalah tempat perlindungan, hutan adalah sumber kehidupan.
  • Ia berkata jujur, ia berkata tulus, ia berkata bijaksana.
  • Saat pagi tiba, saat matahari terbit, saat dunia terbangun.
  • Mereka menari, mereka bernyanyi, mereka tertawa dengan penuh semangat.
  • Semua orang perlu makan sehat, semua orang perlu berolahraga, semua orang perlu tidur cukup.
  • Teman-teman berkumpul, teman-teman bersenang-senang, teman-teman tertawa bersama.
  • Kehidupan penuh tantangan, kehidupan penuh keajaiban, kehidupan penuh makna.
  • Penulis menciptakan karakter yang kuat, penulis menciptakan plot yang menarik, penulis menciptakan cerita yang tak terlupakan.
  • Pria itu bekerja keras, pria itu bertanggung jawab, pria itu tulus.
  • Wanita itu cantik, wanita itu cerdas, wanita itu berbakat.
  • Pelajar harus belajar sungguh-sungguh, pelajar harus fokus, pelajar harus tekun.
  • Saat malam tiba, saat bintang bersinar, saat dunia beristirahat.
  • Senyumnya manis, senyumnya tulus, senyumnya mempesona.
  • Dia berlari cepat, dia berenang cepat, dia bersepeda cepat.
  • Semua orang butuh cinta, semua orang butuh kasih sayang, semua orang butuh pengertian.
  • Guru memberi ilmu, guru memberi inspirasi, guru memberi harapan.
  • Kucing-kucing bermain, kucing-kucing tidur, kucing-kucing bergelantungan.
  • Seni adalah ekspresi diri, seni adalah keindahan, seni adalah kebenaran.
  • Orang tua menyayangi, orang tua mendukung, orang tua memahami.
  • Musim semi membawa bunga-bunga yang indah, musim semi membawa cahaya, musim semi membawa kebahagiaan.
  • Hujan turun lebat, hujan turun dingin, hujan turun sepanjang malam.
  • Dia memahami keadaan, dia memahami perasaan, dia memahami dirinya sendiri.
  • Teman-teman bermain sepak bola, teman-teman bermain bulu tangkis, teman-teman bermain voli.
  • Semua orang ingin sukses, semua orang ingin bahagia, semua orang ingin hidup bermakna.
  • Burung-burung berkicau indah, burung-burung berkicau merdu, burung-burung berkicau riang.
  • Ia tertawa dengan keras, ia tertawa dengan riang, ia tertawa dengan bebas.
  • Keluarga adalah tempat kita merasa aman, keluarga adalah tempat kita merasa dicintai, keluarga adalah tempat kita pulang.
  • Remaja mengejar mimpi, remaja mengejar kebebasan, remaja mengejar identitas.
  • Bunga-bunga mekar dengan indah, bunga-bunga mekar dengan harum, bunga-bunga mekar dengan warna-warni.
  • Hidup adalah anugerah, hidup adalah perjalanan, hidup adalah misteri.
  • Pengusaha berjuang, pengusaha berinovasi, pengusaha berani mengambil risiko.
  • Anak-anak bermain sepanjang hari, anak-anak berlari sepanjang hari, anak-anak bersenang-senang sepanjang hari.
  • Pria itu berani, pria itu berkomitmen, pria itu berprestasi.
  • Wanita itu berdaya, wanita itu berpandangan luas, wanita itu berhati mulia.
  • Pelajar bekerja keras, pelajar berprestasi, pelajar berambisi.
  • Seni adalah imajinasi, seni adalah kreativitas, seni adalah ekspresi diri.
  • Orang tua memberikan cinta tanpa syarat, orang tua memberikan dukungan tanpa henti, orang tua memberikan pedoman.
  • Musim gugur membawa daun-daun yang gugur, musim gugur membawa udara yang sejuk, musim gugur membawa nostalgia.
  • Hujan turun dengan lebat, hujan turun dengan dingin, hujan turun dengan keras.
  • Dia mengajar dengan penuh dedikasi, dia mengajar dengan sabar, dia mengajar dengan kasih sayang.
  • Teman-teman tertawa riang, teman-teman bercanda riang, teman-teman berbagi cerita riang.
  • Semua orang membutuhkan kasih sayang, semua orang membutuhkan pengertian, semua orang membutuhkan teman sejati.
  • Guru memberi pengetahuan, guru memberi inspirasi, guru memberi panduan.
  • Kucing-kucing bermain di halaman, kucing-kucing bermain di taman, kucing-kucing bermain di rumah.
  • Seni adalah keindahan dalam bentuk, seni adalah perwujudan jiwa, seni adalah ekspresi diri.
  • Orang tua selalu mendukung, orang tua selalu memberi nasehat, orang tua selalu mencintai.
  • Musim panas membawa panas yang menyengat, musim panas membawa liburan yang menyenangkan, musim panas membawa keceriaan.
  • Hujan turun sepanjang malam, hujan turun dengan gemuruh, hujan turun dengan damai.
  • Teman-teman selalu ada, teman-teman selalu mendukung, teman-teman selalu setia.
  • Semua orang ingin bahagia, semua orang ingin sukses, semua orang ingin hidup penuh makna.
  • Guru memberi ilmu pengetahuan, guru memberi inspirasi, guru memberi arahan.
  • Anak-anak berlari dengan cepat, anak-anak bermain dengan semangat, anak-anak tertawa dengan riang.
  • Pelajar bekerja keras, pelajar belajar keras, pelajar berprestasi.
  • Pria itu tulus, pria itu berkomitmen, pria itu berbakat.
  • Wanita itu cerdas, wanita itu berdaya, wanita itu berhati mulia.
  • Musim dingin membawa salju yang indah, musim dingin membawa kesegaran, musim dingin membawa perasaan damai.
  • Hujan turun dengan lebat, hujan turun dengan dingin, hujan turun dengan riang.
  • Burung-burung berkicau dengan merdu, burung-burung berkicau dengan indah, burung-burung berkicau dengan riang.
  • Orang tua memberikan kasih sayang, orang tua memberikan dukungan, orang tua memberikan pengertian.
  • Remaja berjuang untuk mimpi mereka, remaja berjuang untuk masa depan mereka, remaja berjuang untuk hak mereka.
  • Semua orang membutuhkan cinta, semua orang membutuhkan kasih sayang, semua orang membutuhkan kehangatan.
  • Teman-teman bermain dengan gembira, teman-teman tertawa dengan ceria, teman-teman berbagi cerita dengan bahagia.
  • Ia mengejar impiannya, ia mengejar cita-citanya, ia mengejar kebahagiaannya.
  • Keluarga adalah tempat kita merasa dicintai, keluarga adalah tempat kita pulang, keluarga adalah tempat kita bersatu.
  • Kucing-kucing bermain dengan lincah, kucing-kucing bermain dengan manis, kucing-kucing bermain dengan riang.
  • Seni adalah ekspresi diri, seni adalah kreativitas, seni adalah keindahan.
  • Musim panas membawa kegembiraan, musim panas membawa kenangan, musim panas membawa liburan.
  • Hujan turun dengan lebat, hujan turun dengan dingin, hujan turun dengan sejuk.
  • Guru memberi ilmu pengetahuan, guru memberi inspirasi, guru memberi motivasi.
  • Semua orang perlu tidur, semua orang perlu istirahat, semua orang perlu rekreasi.
  • Anak-anak berlari ke sekolah, anak-anak berlari ke lapangan, anak-anak berlari ke taman.
  • Pria itu berani, pria itu berkomitmen, pria itu berdaya.
  • Wanita itu cerdas, wanita itu berbakat, wanita itu berjiwa besar.
  • Pelajar bekerja keras, pelajar belajar dengan giat, pelajar berprestasi.
  • Hujan turun dengan lebat, hujan turun dengan dingin, hujan turun dengan riang.
  • Semua orang ingin sukses, semua orang ingin bahagia, semua orang ingin mencapai impian mereka.
  • Musim gugur membawa daun yang gugur, musim gugur membawa keindahan alam, musim gugur membawa nostalgia.
  • Kucing-kucing bermain di halaman, kucing-kucing bermain di rumah, kucing-kucing bermain di taman.
  • Seni adalah inspirasi, seni adalah imajinasi, seni adalah kreativitas.
  • Orang tua selalu memberi cinta, orang tua selalu memberi dukungan, orang tua selalu memberi arahan.
  • Teman-teman selalu mendukung, teman-teman selalu berbagi, teman-teman selalu setia.
  • Semua orang perlu cinta, semua orang perlu kasih sayang, semua orang perlu pengertian.
  • Guru memberi pengetahuan, guru memberi ilmu, guru memberi panduan.
  • Hujan turun sepanjang malam, hujan turun dengan gemuruh, hujan turun dengan keindahan.
  • Teman-teman tertawa riang, teman-teman bercanda riang, teman-teman berbagi cerita riang.
  • Pria itu tulus, pria itu berkomitmen, pria itu berbakat.
  • Wanita itu cerdas, wanita itu berdaya, wanita itu berhati mulia.
  • Musim dingin membawa kehangatan, musim dingin membawa ketenangan, musim dingin membawa keindahan.
  • Hujan turun dengan lebat, hujan turun dengan dingin, hujan turun dengan riang.
  • Burung-burung berkicau dengan merdu, burung-burung berkicau dengan indah, burung-burung berkicau dengan riang.
  • Orang tua memberikan kasih sayang, orang tua memberikan dukungan, orang tua memberikan pengertian.
  • Remaja berjuang untuk mimpi mereka, remaja berjuang untuk masa depan mereka, remaja berjuang untuk hak mereka.
  • Semua orang membutuhkan cinta, semua orang membutuhkan kasih sayang, semua orang membutuhkan kehangatan.
  • Teman-teman bermain dengan gembira, teman-teman tertawa dengan ceria, teman-teman berbagi cerita dengan bahagia.
  • Ia mengejar impiannya, ia mengejar cita-citanya, ia mengejar kebahagiaannya.
  • Keluarga adalah tempat kita merasa dicintai, keluarga adalah tempat kita pulang, keluarga adalah tempat kita bersatu.

Penutup

Jadi kurang lebihnya begitulah pengertian majas epifora dan contohnya yang telah dijelaskan secara lengkap diatas. Semoga apa yang dibahas ini dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian.

Jika ada kekurangan atau kesalahan dalam penulisan diatas ataupun ada kritik yang ingin disampaikan, silahkan guankan kolom komentar untuk berkomentar. Semoga bermanfaat.

Abdul Tora

Tora suka menulis tentang segala hal tentang pendidikan dan berharap dapat menambah makna pada apa yang dibaca orang. Dia adalah seorang expert dalam bidang Matematika dan Bahasa Indonesia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *