Bahasa Indonesia

80 Contoh Kalimat Majas Asosiasi Serta Pengertiannya

Majas Asosiasi – Pembahasan ini akan membahas mengenai pengertian dan contoh gaya bahasa asosiasi. Majas asosiasi adalah majas yang tergolong kedalam majas perbandingan.

Contoh majas asosiasi serta penjelasannya akan dibahas secara lebih detail dan rinci sebagai berikut.

Majas Asosiasi Adalah

Majas Asosiasi

Majas asosiasi adalah salah satu bentuk majas dalam sastra yang digunakan untuk menghubungkan dua konsep atau ide yang berbeda dengan menciptakan asosiasi atau keterkaitan antara keduanya.

Tujuan dari penggunaan majas asosiasi adalah untuk menciptakan gambaran atau perasaan tertentu dalam pikiran pembaca atau pendengar dengan menghubungkan ide-ide yang sebelumnya mungkin tidak memiliki hubungan langsung.

Majas asosiasi adalah majas yang dapat digolongkan ke dalam majas perbandingan sebab mempunyai sifat perbandingan dan menggunakan kata-kata perbandingan. Sama juga halnya dengan Majas Litotes dan Majas Hiperbola.

Contoh majas asosiasi yang sering dijumpai yaitu pada sebuah karya sastra seperti pada cerpen, lagu, puisi, novel, dan lain sebagainya dan juga dapat di temukan di pembicaraan sehari-hari.

Namun selain dari majas asosiasi, ada juga majas-majas lain yang dapat kita pahami di pembahasan mengenai Pengertian Majas.

Dalam majas asosiasi, hubungan antara ide-ide yang digabungkan tidak selalu harus berdasarkan logika atau fakta, melainkan lebih pada penciptaan makna atau perasaan yang kuat.

Buat mengenali kalau suatu kalimat memakai majas asosiasi ataupun tidak, kita wajib memahaminya dari penggunaannya bersumber pada contoh kalimat yang memakai gaya bahasa asosiasi.

Contoh kalimat majas asosiasi akan diberikan dibawah ini.

Contoh Majas Asosiasi

Majas Asosiasi

Majas asosiasi dan pengertian dari majas tersebut telah kami bahas diatas. Dengan menguasai penggunaan gaya bahasa asosiasi, kita dapat mengenali kalau suatu kalimat memakai gaya bahasa asosiasi ataupun tidak.

Berikut ini contoh majas asosiasi:

  • Wajahnya pucat seperti lapisan es yang menutupi danau kecil.
  • Suara tawanya seperti melodi yang mengalun dalam hatiku.
  • Rambutnya mengalir seperti sungai emas yang berkilauan di bawah matahari.
  • Matanya hitam seperti malam yang tak berujung.
  • Cintaku bagaikan kapal yang terombang-ambing di lautan yang tenang.
  • Seperti mawar yang bersemi di tengah padang pasir gersang, begitu juga kehadirannya di hidupku.
  • Pikiranku sejernih air sungai yang mengalir di pegunungan.
  • Kegembiraan anak-anak bermain di taman adalah seperti aliran sungai yang tak pernah berhenti.
  • Ketika dia tersenyum, dunia terasa lebih terang daripada matahari.
  • Kecewa itu terasa seperti hujan yang turun pada hari pernikahan.
  • Cemburu membakar hati seperti api yang berkobar.
  • Perasaanku saat itu seperti terjebak dalam labirin yang tak berujung.
  • Suasana ruangan itu terasa dingin seperti es batu.
  • Dalam hatiku terdapat rindu seperti ombak yang tak pernah padam.
  • Dia memberiku kebahagiaan seperti matahari yang menyinari hari.
  • Seperti burung yang bebas terbang di langit, begitu juga dia dalam hidupnya.
  • Cinta mereka tumbuh seperti bunga yang mekar di musim semi.
  • Kenangan masa kecilku seperti album foto yang selalu kuingat.
  • Dalam gelap, kesepian menghantui seperti bayangan yang mengejar.
  • Kata-katanya mengalir seperti sungai yang tenang.
  • Hati yang hancur terasa seperti pecahan kaca yang tajam.
  • Seperti kilat yang menyambar, dia datang begitu cepat dalam hidupku.
  • Dia seperti bintang yang bersinar di malam yang gelap.
  • Kejutan itu seperti petir yang tiba-tiba menyambar.
  • Seperti pelangi yang muncul setelah hujan, harapanku kembali bersinar.
  • Dalam diam, suasana hati adalah seperti samudra yang dalam.
  • Kedamaian hatinya adalah seperti hutan yang sunyi di pagi hari.
  • Pengetahuannya adalah seperti perpustakaan yang tak pernah habis.
  • Persahabatan mereka adalah seperti pohon yang akar-akarnya saling terhubung.
  • Seperti pelukan hangat di tengah cuaca dingin.
  • Dia adalah matahari yang menghangatkan dunia dalam hidupku.
  • Kata-katanya adalah senjata yang menusuk hati.
  • Seperti angin sejuk di musim panas, dia adalah nafas segar dalam hidupku.
  • Cintaku bagai roda yang tak pernah berhenti berputar.
  • Kesepian adalah seperti penjara yang tak pernah terbuka.
  • Saat dia pergi, hatiku seperti langit yang mendung.
  • Waktuku bersamanya seperti kilat yang berlalu begitu cepat.
  • Keinginanku adalah seperti api yang berkobar dalam diriku.
  • Mimpi kita adalah seperti petualangan yang tak pernah berakhir.
  • Seperti cincin yang tak pernah terputus, begitu juga hubungan kita.
  • Hidupku seperti perjalanan yang penuh liku-liku.
  • Seperti air yang mengalir, waktu tidak pernah berhenti.
  • Pertemanan kita adalah seperti matahari yang terbit setiap pagi.
  • Dalam ketenangan malam, pikiranku seperti bintang yang bersinar.
  • Kekecewaan adalah seperti badai yang melanda dengan keras.
  • Seperti awan yang berlalu, masalah akan segera hilang.
  • Cintaku padamu adalah seperti gunung yang kokoh dan tak tergoyahkan.
  • Dalam keheningan, aku mendengar bisikan angin.
  • Seperti sungai yang tak pernah berhenti mengalir, begitu juga rasa cintaku.
  • Harapanku adalah seperti api lilin yang menyala di tengah kegelapan.
  • Seperti bintang jatuh di malam yang tenang, dia adalah keajaiban dalam hidupku.
  • Cintanya adalah seperti hujan lebat yang membanjiri hatiku.
  • Suasana hatinya adalah seperti lukisan yang indah dan penuh warna.
  • Seperti pelangi di langit, kehadirannya adalah tanda harapan.
  • Dalam kebahagiaan, aku merasa seperti burung yang terbang bebas.
  • Kegelapan itu seperti misteri yang menantang untuk dipecahkan.
  • Seperti matahari terbenam, kepergianmu meninggalkan kesan mendalam.
  • Cintaku seperti mata air yang tak pernah kering.
  • Kesendiriannya adalah seperti pulau terpencil di lautan.
  • Seperti matahari yang terbit, setiap pagi adalah kesempatan baru.
  • Dia adalah obat penawar luka dalam hidupku.
  • Wajahnya adalah seperti lukisan yang hidup dan penuh ekspresi.
  • Ketidakpastian adalah seperti kabut tebal yang sulit ditembus.
  • Seperti daun yang berguguran di musim gugur, waktu terus berlalu.
  • Cintaku seperti api yang selalu menyala.
  • Dalam kegelapan, dia adalah bintang yang mengarahkan jalanku.
  • Seperti pelukan ibu yang hangat dan nyaman.
  • Perasaanku adalah seperti samudra yang luas dan dalam.
  • Ketulusan hatinya adalah seperti permata yang berharga.
  • Seperti angin yang membawa kabar baik, kabar gembira itu datang.
  • Kepahitan adalah seperti racun yang perlahan meracuni pikiran.
  • Seperti burung yang terbang tinggi di langit, impianku tak terbatas.
  • Cinta mereka adalah seperti puzzle yang selalu pas satu sama lain.
  • Dalam hatiku ada rahasia seperti peti harta karun yang terkunci.
  • Kehidupan adalah seperti teka-teki yang perlu dipecahkan.
  • Seperti bulan yang bersinar di malam, dia adalah cahaya dalam kegelapan.
  • Kata-katanya adalah seperti peta yang membimbing jalan.
  • Seperti pelangi yang muncul setelah hujan deras, harapanku bangkit.
  • Hidupku adalah seperti taman bunga yang selalu berbunga.
  • Seperti pelukan hangat di tengah malam yang dingin.

Penutup

Begitulah pembahasan mengenai contoh majas asosiasi dan pengertiannya yang telah diberikan diatas. Semoga saja apa yang kami bahas ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca.

Apabila ada kekurangan dalam penulisan, atau ada pesan maupun kritik dan saran yang ingin diberikan, silahkan gunakan kolom komentar untuk berkomentar. Semoga bermanfaat.

Abdul Tora

Tora suka menulis tentang segala hal tentang pendidikan dan berharap dapat menambah makna pada apa yang dibaca orang. Dia adalah seorang expert dalam bidang Matematika dan Bahasa Indonesia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *