Matematika

10 Macam Macam Bangun Datar : Contoh, Gambar dan Nama

Contoh Bangun Datar – Pembahasan kali ini akan membahas mengenai pengertian serta macam-macam bangun datar secara lengkap dan juga disertai dengan gambar. Nama nama bangun datar lengkap beserta sifatnya akan dibahas sebagai berikut.

Bangun Datar Adalah

Apa yang dimaksud dengan bangun datar? pengertian bangun datar adalah sebuah bentuk geometri dua dimensi yang terletak di bidang datar, yang berarti tidak memiliki volume.

Bangun datar terdiri dari garis-garis dan sudut-sudut yang membentuk bentuk tertentu di atas permukaan datar. Macam macam bangun datar meliputi segitiga, persegi, persegi panjang, lingkaran, trapesium, dan lainnya.

Bangun datar memiliki sifat-sifat dan karakteristik khusus yang membedakannya satu sama lain, seperti jumlah sisi, sudut-sudut, dan panjang sisi-sisinya.

Diantar macam macam bangun datar yang telah disebutkan diatas, akan kami jelaskan satu persatu secara lengkap pada pembahasan contoh bangun datar dibawah ini.

Contoh Bangun Datar

Bentuk bangun datar sendiri dikelompokkan menjadi 10 macam. nama nama bangun datar yakni persegi panjang, persegi, trapesium, segitiga, lingkaran, belah ketupat, segi lima, layang-layang, dan segi enam.

10 gambar bangun datar serta sifatnya akan dibahas lebih detail sebagai berikut.

Berikut ini 10 gambar bangun datar:

1. Persegi Panjang

Bangun Datar Persegi Panjang
Gambar Persegi Panjang

Persegi panjang adalah salah satu jenis bangun datar yang memiliki ciri khas berbentuk segi empat dengan dua pasang sisi yang sejajar dan panjang serta sudut-sudut yang sama besar, yaitu sudut siku-siku.

Sisi-sisi yang berlawanan dalam persegi panjang memiliki panjang yang sama, sedangkan sisi yang sejajar memiliki panjang yang berbeda. Sisi yang lebih panjang disebut panjang, dan sisi yang lebih pendek disebut lebar.

Sifat Bangun Datar Persegi Panjang

Berikut ini ciri-ciri bangun datar persegi panjang:

  • Persegi panjang memiliki dua pasang sisi yang sejajar, yang berarti dua sisi berlawanan memiliki panjang yang sama dan dua sisi lainnya juga memiliki panjang yang sama.
  • Keempat sudut dalam persegi panjang adalah sudut-sudut siku-siku, artinya sudut-sudut ini memiliki besar 90 derajat.
  • Persegi panjang memiliki dua panjang sisi yang panjang dan dua sisi yang lebih pendek yang disebut lebar. Sisi panjang dan lebar ini berbeda panjang.
  • Keliling persegi panjang dapat dihitung dengan menjumlahkan keempat sisi-sisinya, yang dapat diwakili oleh rumus 2 x (Panjang + Lebar).
  • Luas persegi panjang dapat dihitung dengan mengalikan panjang dan lebar, yang dapat diwakili oleh rumus Panjang x Lebar.

Rumus Bangun Datar Persegi Panjang

Berikut ini rumus keliling bangun datar persegi panjang serta luasnya:

DiketahuiRumus
Luas (L)L = p × l
Keliling (K)K = 2 × ( p + l )
Panjang (p)p = L ÷ l
p = (K ÷ 2) – l
Lebar (l)l = L ÷ p
l = (K ÷ 2) – p
Diagonal (d)d = √ (p2 + l2)

2. Persegi

Bangun Datar Persegi
Gambar Persegi

Persegi adalah sebuah bentuk geometri dua dimensi yang memiliki empat sisi yang sama panjang dan empat sudut yang sama besar, yaitu sudut-sudut yang masing-masing sebesar 90 derajat.

Sifat Bangun Datar Persegi

Berikut ciri ciri bangun datar persegi:

  • Persegi memiliki empat sisi yang memiliki panjang yang sama. Panjang keempat sisinya adalah setara.
  • Persegi memiliki empat sudut yang memiliki besar sudut yang sama, yaitu 90 derajat. Ini membuat persegi memiliki sudut-sudut yang tumpul.
  • Sisi-sisi persegi saling berpotongan tegak satu sama lain, sehingga membentuk sudut-sudut kanan yang sama besar di setiap sudut.
  • Persegi memiliki dua diagonal yang memiliki panjang yang sama dan memotong satu sama lain di tengah-tengah persegi membentuk sudut 90 derajat.
  • Luas persegi dapat dihitung dengan rumus A = s x s, di mana “s” adalah panjang sisi. Luasnya adalah hasil perkalian panjang satu sisi dengan sisi lainnya.

Rumus Bangun Datar Persegi

Berikut ini rumus luas bangun datar persegi dan kelilingnya:

DiketahuiRumus
Luas (L)L = sisi × sisi
Keliling (K)K = 4 × sisi
Sisi (s)s = √L
s = K ÷ 4
Diagonal (d)Bangun Datar

3. Trapesium

Bangun Datar Trapesium
Gambar Trapesium

Trapesium adalah sebuah poligon dengan empat sisi, di mana dua sisi berlawanan memiliki panjang yang berbeda dan dua sisi lainnya sejajar.

Bangun datar trapesium terdiri dari 3 jenis yang dimana jenis trapesium tersebut meliputi trapesium siku siku, trapesium sembarang, dan trapesium sama kaki.

Sifat Bangun Datar Trapesium

Berikut ini sifat-sifat trapesium:

  1. Dua sisi sejajar memiliki panjang yang sama.
  2. Sudut atas trapesium adalah sejajar dengan panjang sisi yang berlawanan.
  3. Jumlah sudut dalam trapesium selalu sama dengan 360 derajat.
  4. Trapesium bisa menjadi trapesium siku-siku jika salah satu sudutnya adalah sudut siku-siku.
  5. Trapesium bisa menjadi trapesium sama kaki jika kedua pasang sisi sejajar memiliki panjang yang sama.

Rumus Bangun Datar Trapesium

Berikut ini rumus trapesium dengan tabel:

DiketahuiRumus
Luas (L)L = ½ × (a + b) × t
Keliling (K)K = AB + BC + CD + DA
Tinggi (t)
Sisi a (AB) 

Bangun Datar

atau

AB = K – CD – BC – AD

Sisi b (CD)Bangun Datar

atau

CD = K – AB – BC – AD

Sisi BCBC = K – CD – AD – AB
Sisi ADAD = K – CD – BC – AB

4. Segitiga

Bangun Datar SegiTiga
Gambar Segitiga

Segitiga adalah bangun yang memiliki tiga sisi dan tiga sudut. Sisi-sisi segitiga dapat memiliki panjang yang berbeda-beda, dan sudut-sudutnya juga dapat bervariasi.

Ada berbagai jenis segitiga, termasuk segitiga sama sisi, segitiga sama kaki, segitiga sembarang, dan lain sebagainya.

Jenis segitiga apabila dikelompokkan berdasarkan besar dari sudutnya terbagi menjadi 3 yaitu segitiga tumpul, segitiga siku-siku, dan segitiga lancip.

Sifat Bangun Datar Segitiga

Berikut ini ciri ciri bangun datar segitiga:

  • Segitiga memiliki tiga sisi yang menghubungkan tiga titik atau sudut.
  • Segitiga memiliki tiga sudut interior di dalamnya. Jumlah total derajat dari ketiga sudut ini selalu sama, yaitu 180 derajat.
  • Jika kamu menjumlahkan tiga sudut interior segitiga, hasilnya selalu 180 derajat.
  • Selain sudut-sudut interior, segitiga juga memiliki tiga sudut luar, di mana setiap sudut luar adalah tambahan dari sudut interior yang berdekatan.
  • Segitiga siku-siku memiliki sifat khusus yang dikenal sebagai Sifat Pythagoras, di mana kuadrat panjang sisi miring (hipotenusa) sama dengan jumlah kuadrat panjang kedua sisi lainnya.

Rumus Bangun Datar Segitiga

Berikut ini rumus luas bangun datar segitiga beserta kelilingnya:

DiketahuiRumus
Luas (L)L = ½ × a × t
Keliling (K)K = a + b + c
Alas (a)a = (2 × Luas) ÷ t
Tinggi (t)t = (2 × Luas) ÷ a

5. Lingkaran

Bangun Datar Lingkaran
Gambar Lingkaran

Lingkaran adalah sebuah bangun yang terdiri dari semua titik-titik yang memiliki jarak yang sama dari satu titik tertentu yang disebut pusat lingkaran.

Garis ini disebut jari-jari lingkaran, dan jarak dari pusat lingkaran ke titik di tepi lingkaran disebut jarak atau panjang jari-jari tersebut.

Sifat Bangun Datar Lingkaran

Berikut ini sifat sifat lingkaran:

  • Jarak dari pusat lingkaran ke titik mana pun di tepi lingkaran disebut jari-jari. Semua jari-jari lingkaran memiliki panjang yang sama.
  • Diameter adalah garis lurus yang melalui pusat lingkaran dan menghubungkan dua titik di tepi lingkaran. Diameter selalu dua kali panjang jari-jari.
  • Keliling lingkaran adalah panjang dari tepi lingkaran. Panjang keliling lingkaran dapat dihitung dengan rumus 2πr, di mana r adalah panjang jari-jari.
  • Luas lingkaran dapat dihitung dengan rumus πr^2, di mana r adalah panjang jari-jari. Ini adalah rumus yang menggambarkan luas area yang dibatasi oleh lingkaran.
  • Pusat lingkaran adalah titik di mana semua jari-jari bersimpul. Pusat lingkaran adalah titik simetri dari lingkaran.

Rumus Bangun Datar Lingkaran

Berikut ini rumus keliling bangun datar lingkaran serta luasnya:

DiketahuiRumus
Luas (L)L = π × r²
Keliling (K)K = 2 × π × r
Diameter (d)d = 2 × r

6. Belah Ketupat

Bangun Datar Belah Ketupat
Gambar Belah Ketupat

Belah ketupat adalah bangun datar yang memiliki empat sisi yang memiliki panjang yang sama dan sudut di antara sisi-sisinya adalah sebesar 90 derajat.

Sifat Bangun Datar Belah Ketupat

Berikut ini sifat sifat belah ketupat:

  • Sisi-sisi belah ketupat memiliki panjang yang sama. Ini berarti bahwa keempat sisinya memiliki ukuran yang identik.
  • Sudut di antara setiap pasang sisi belah ketupat adalah sudut siku-siku, yaitu sudut yang memiliki besar 90 derajat.
  • Belah ketupat memiliki dua pasang sisi yang sejajar. Pasangan-pasangan ini memiliki arah yang sama dan panjang yang sama.
  • Diagonal belah ketupat saling memotong dengan sudut 90 derajat di pusat belah ketupat. Diagonal pertama membagi belah ketupat menjadi dua segitiga siku-siku yang kongruen, sedangkan diagonal kedua juga memiliki sifat yang sama.
  • Belah ketupat memiliki simetri lipat. Ini berarti jika Anda melipat belah ketupat sepanjang salah satu diagonalnya, maka sisi-sisinya akan bertumpuk dengan sempurna.

Rumus Bangun Datar Belah Ketupat

Berikut ini rumus-rumus belah ketupat yang dilengkapi dengan tabel:

DiketahuiRumus
Keliling (K)K = s + s + s + s
K = s × 4
Luas (L)L = ½ × d1 × d2
Sisi (s)s = K ÷ 4
Diagonal 1 (d1)d1 = 2 × L ÷ d2
Diagonal 2 (d2)d2 = 2 × L ÷ d1

7. Segi Lima

Bangun Datar Segi Lima
Gambar Segi Lima

Segi lima adalah suatu bentuk bangun datar yang memiliki lima sisi dan lima sudut. Lima sisi ini dapat memiliki panjang yang sama atau berbeda.

Sifat Bangun Datar Segi Lima

Berikut ini sifat sifat segi lima:

  • Segi lima memiliki lima sisi, yang dapat memiliki panjang yang sama atau berbeda, tergantung pada apakah itu segi lima beraturan atau segi lima tak sama panjang.
  • Segi lima memiliki lima sudut, yang juga dapat memiliki ukuran yang sama atau berbeda. Pada segi lima beraturan, semua sudut memiliki ukuran yang sama, sementara pada segi lima tak sama panjang, sudut-sudutnya bisa berbeda-beda.
  • Jumlah sudut dalam segi lima dapat dihitung dengan rumus (n-2) × 180°, di mana n adalah jumlah sudut. Dalam segi lima, (5-2) × 180° = 540°, sehingga jumlah sudut dalam segi lima adalah 540 derajat.
  • Segi lima beraturan memiliki banyak simetri, yang berarti bahwa Anda dapat memutar atau membaliknya dan bentuknya akan tetap sama.
  • Segi lima beraturan memiliki sudut di pusat yang mengukur 72 derajat. Sudut ini adalah sudut yang dibentuk oleh dua jari-jari yang berasal dari pusat segi lima dan menciptakan dua sisi sejajar.

Rumus Bangun Datar Segi Lima

Berikut ini rumus-rumus segi lima yang dilengkapi dengan tabel:

DiketahuiRumus
Luas (L)L = ¼ √5 (5 + 2 √5) a²
Keliling (K)K = 5 × sisi
Diagonal (d)D = ½ × (1 + √5) x sisi

8. Layang Layang

Bangun Datar Layang Layang
Gambar Layang Layang

Layang-layang adalah sebuah bentuk bangun datar yang memiliki dua pasang sisi yang panjangnya berbeda-beda, tetapi pasangan sisi yang sejajar memiliki panjang yang sama.

Sifat Bangun Datar Layang Layang

Berikut ini sifat sifat layang layang:

  • Layang-layang memiliki dua pasang sisi sejajar, di mana setiap pasang sisi memiliki panjang yang sama.
  • Diagonal yang menghubungkan sisi yang tidak sejajar dari layang-layang akan saling berpotongan pada sudut yang bersifat tegak lurus (90 derajat).
  • Diagonal yang menghubungkan sudut-sudut yang berlawanan dari layang-layang memiliki panjang yang sama.
  • Sudut di antara diagonal yang bersilangan pada titik tengah layang-layang adalah sudut yang sama besar.
  • Sudut-sudut yang berlawanan di dalam layang-layang memiliki ukuran yang sama.

Rumus Bangun Datar Layang Layang

Berikut rumus-rumus layang layang yang dilengkapi dengan tabel:

DiketahuiRumus
Luas (L)L = ½ × d1 × d2
Keliling (K)K = a + b + c + d
K = 2 × (a + c)
Diagonal 1 (d1)d1 = 2 × L ÷ d2
Diagonal 2 (d2)d2 = 2 × L ÷ d1
a atau ba = (½ × K) – c
c atau dc = (½ × K) – a

9. Segi Enam

Bangun Datar Segi Enam
Gambar Segi Enam

Segi enam adalah bangun datar yang memiliki enam sisi dan enam sudut. Sisi-sisinya berbentuk segi enam dan memiliki panjang yang sama.

Sifat Bangun Datar Segi Enam

Berikut adalah sifat sifat segi enam:

  • Segi enam memiliki simetri enam kali lipat, yang berarti dapat diputar sekitar pusatnya sebanyak enam kali hingga kembali pada posisi awal. Ini menghasilkan bentuk yang sama dalam setiap putaran.
  • Segi enam memiliki enam sisi yang panjangnya sama dan enam sudut dalamnya yang memiliki besar yang sama, yaitu 120 derajat.
  • Jumlah sudut dalam segi enam adalah 720 derajat. Ini dapat dihitung dengan rumus (6 – 2) × 180° = 720°, di mana 6 adalah jumlah sisi.
  • Segi enam memiliki sembilan diagonal yang menghubungkan sudut-sudutnya. Diagonal ini memotong segi enam menjadi beberapa segitiga yang lebih kecil.
  • Keliling segi enam dapat dihitung dengan menggabungkan panjang semua sisinya. Jika panjang sisi adalah “s”, maka kelilingnya adalah 6s.

Rumus Bangun Datar Segi Enam

Berikut ini rumus-rumus segi enam yang dilengkapi dengan tabel:

DiketahuiRumus
Luas (L)L = 3/2 × √3 × s2
Keliling (K)K = 6 × sisi
Tinggi (t)t = √3 × sisi
Diameter (d)D = 2 × sisi

10. Jajar Genjang

Bangun Datar Jajar Genjang
Gambar Jajar Genjang

Jajar genjang adalah suatu bentuk bangun datar yang memiliki sifat-sifat khusus. Jajar genjang ini memiliki dua pasang sisi yang sejajar dan panjangnya sama, serta dua sudut yang berseberangan memiliki ukuran yang sama.

Sifat Bangun Datar Jajar Genjang

Berikut adalah sifat sifat jajar genjang:

  • Jajar genjang memiliki dua pasang sisi yang sejajar, artinya dua sisi memiliki panjang yang sama dan sejajar satu sama lain.
  • Jajar genjang memiliki dua pasang sudut yang berseberangan sejajar. Sudut-sudut ini memiliki ukuran yang sama, sehingga sudut yang satu sejajar dengan sudut yang berseberangan.
  • Total sudut dalam jajar genjang adalah 360 derajat. Dengan kata lain, jika Anda menjumlahkan keempat sudut dalam jajar genjang, hasilnya adalah 360 derajat.
  • Jajar genjang memiliki dua diagonal yang saling memotong di titik tengah. Diagonal ini memiliki panjang yang sama dan membagi jajar genjang menjadi dua segitiga dengan ukuran yang sama.
  • Jajar genjang memiliki sifat simetri. Ini berarti jika Anda melipat jajar genjang sepanjang salah satu diagonalnya, bagian atasnya akan bertumpu pada bagian bawahnya dengan bentuk yang sama persis.

Rumus Bangun Datar Jajar Genjang

Berikut ini rumus-rumus jajar genjang dilengkapi dengan tabel:

DiketahuiRumus
Keliling (K)K = 2 × (a + b)
Luas (L)L = a × t
Sisi Sisi Miring (b)b = (Kll ÷ 2) – a
Sisi Alas (a)a = (Kll ÷ 2) – b
a diketahui La = L ÷ t
t diketahui L t = L ÷ a

Sumbu Simetri Bangun Datar

Sumbu simetri adalah garis khayal yang dapat digambar di tengah sehingga setiap bagian di satu sisi garis ini memiliki bentuk yang serupa dengan bagian yang berlawanan di sisi lain garis tersebut.

Dengan kata lain, jika sebuah bangun datar dapat dilipat atau direfleksikan melalui sumbu simetri, maka bagian satuannya akan bertumpuk dengan bagian lainnya dengan sempurna.

Berikut ini tabel simetri putar bangun datar atau sumbu simetri:

Bangun DatarJumlah Sumbu Simetri
Segitiga Sama Sisi3
Segitiga Sama Kaki1
Segitiga Sembarang0 (tidak ada)
Persegi4
Persegi Panjang2 (jika panjang dan lebar berbeda)
Jajar Genjang0 (tidak ada)
Trapesium0 (tidak ada)
LingkaranTak terbatas (infinite)

Simetri Putar Bangun Datar

Simetri putar adalah suatu sifat di mana suatu bangun datar dapat diputar sekitar suatu titik tertentu (pusat putar) sehingga bangun tersebut akan tetap tampak sama setelah diputar.

Pusat putar ini biasanya berada di tengah atau di dalamnya. Terdapat beberapa sudut rotasi di sekitar pusat putar yang akan membuat bangun tersebut tetap terlihat simetris.

Berikut ini tabel simetri putar bangun datar:

Bangun DatarDerajat SimetriContoh
Segitiga Sama Sisi120 derajatTriforce (Tanda Power)
Lingkaran360 derajat (penuh)Cakram, roda
Segiempat90 derajatKotak, persegi panjang
Segiempat180 derajatPersegi, belah ketupat
Segiempat90 atau 180 derajatTrapesium
Segi Enam60 derajatBintang David
Segi Delapan45 derajatOctagon

Contoh Soal Bangun Datar

Setelah memahami macam macam bangun datar maka berikutnya kami akan bertikan beberapa contoh soal mengenai bangun datar.

Berikut ini beberapa contoh soal bangun datar:

Soal 1: Hitung luas segitiga dengan panjang alas 8 cm dan tinggi 6 cm.

Jawaban:

Luas segitiga = 0.5 × alas × tinggi = 0.5 × 8 cm × 6 cm = 24 cm^2.

Soal 2: Tentukan keliling persegi dengan panjang sisi 10 cm.

Jawaban:

Keliling persegi = 4 × panjang sisi = 4 × 10 cm = 40 cm.

Soal 3: Sebuah lingkaran memiliki jari-jari 5 cm. Hitunglah kelilingnya.

Jawaban:

Keliling lingkaran = 2π × jari-jari = 2π × 5 cm = 10π cm atau sekitar 31,42 cm.

Soal 4: Hitung luas trapesium dengan panjang sisi atas 4 cm, panjang sisi bawah 6 cm, dan tinggi 3 cm.

Jawaban:

Luas trapesium = 0.5 × (sisi atas + sisi bawah) × tinggi = 0.5 × (4 cm + 6 cm) × 3 cm = 15 cm^2.

Soal 5: Sebuah persegi panjang memiliki panjang 12 cm dan lebar 8 cm. Berapa kelilingnya?

Jawaban:

Keliling persegi panjang = 2 × (panjang + lebar) = 2 × (12 cm + 8 cm) = 40 cm.

Penutup

Jadi kurang lebih seperti itulah contoh bangun datar yang telah dibahas secara lengkap diatas. Semoga saja apa yang telah kami bahas diatas dapat memberikan manfaat bagi pembaca.

Apabila ada kekurangan maupun kesalahan mengenai apa yang kami tuliskan diatas atau ada pesan ataupun saran yang ingin disampaikan, silahkan gunakan kolom komentar dibawah untuk berkomentar. Semoga bermanfaat.

Abdul Tora

Tora suka menulis tentang segala hal tentang pendidikan dan berharap dapat menambah makna pada apa yang dibaca orang. Dia adalah seorang expert dalam bidang Matematika dan Bahasa Indonesia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *